Khoirunnas Anfauhum Linnas

LightBlog

Tuesday, March 27, 2018

Mau punya anak yang pandai bersholawat seperti Aishwa Nahla? Intip yuk keseharian dia...


Beberapa waktu lalu media sosial sempat dihebohkan dengan video viral seorang gadis kecil yang pandai bershalawat.

Hebatnya dia sudah bisa menghapal lebih dari 20 jenis shalawat loh, mau tahu?

Namanya Aishwa Nahla Karnadi. Ia lahir pada 16 Juni 2014. Putri kedua dari pasangan H. Hendro Karnadi, S.Ag. MM. dan Marthini ini memiliki seorang kakak laki-laki dan seorang adik perempuan.
Aishwa ternyata tinggal bersama Ummi dan Abinya di Komplek Bukit Sejahtera Blok CH 05 Sebelah Asrama Pesantren Jami'atul Qurro' Polygon Palembang.

Ayahnya adalah seorang Pimpinan dari Pondok Pesantren Jami'atul Qurro Polygon. Oleh karena itu, lingkungan sekitar Aishwa cukup mendukung dalam proses pembelajarannya.

Saat ini Aishwa sedang menempuh pendidikannya di Jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Rumah Tahfiz Kiai Marogan.

Bermula dari kebiasaan orang tuanya menyanyikan shalawat di kala Aishwa tidur dan saat ia bangun ternyata memberikan dampak yang besar terhadap perkembangan Aishwa dalam menghapalkan shalawat.
Ustadz Hendro Karnadi, Ayah dari Aishwa menceritakan tentang awal mula kenapa ia berniat untuk mengajarkan Aishwa bershalawat.

"Bermula dari hobi saya mendendangkan shalawat dan juga senang dengan artis cilik shalawat tempo dulu seperti Sulis, jadi saya termotivasi untuk menjadikan anak saya seperti itu," Ujar Ustadz Hendro.

Anak-anak itu bagaikan malaikat yang bisa mengajarkan kita banyak hal agar hidup menjadi lebih baik, dan Ibu adalah sekolah pertama daripada seorang anak nantinya.

Pada saat Ibunda Aishwa mengandungnya, Ustadz Hendro selalu berdoa untuk diberikan seorang anak yang sholeh/sholehah yang pintar bershalawat dan membaca Al-Qur'an.

Namun, pada saat anak pertama lahir (red abangnya Aishwa) mengalami sakit dan sekarang sudah berumur 4 tahun tapi tidak bisa duduk maupun berdiri.
Hal tersebut disyukuri Ustadz Hendro dan Istrinya dan beberapa tahun kemudian lahirlah anak anak kedua mereka, Aishwa.


Sejak umur 1,5 tahun, Aishwa sudah mulai mengikuti kegiatan Hadroh (Seperti Rebana) walaupun masih asyik berjoget-joget sendiri.

"Sudah Mulai tertarik sejak umut 1,5 tahun, Aishwa ikut joget pada saat abang-abangnya bermain Hadroh," Ujar Ustadz Hendro.

Dan sejak umur 2,5 tahun, Aishwa mulai berani untuk ikut tampil dengan abang-abangnya.

"Kalau nggak diajak Aishwa.nya nangis, karena ia ingin ikut tampil sama abang-abangnya," Ujar Ustadz Hendro.

Aishwa adalah seorang anak yang periang dan mudah akrab dengan orang-orang baru di sekitarnya. tampak Aishwa terlihat berlari kesana-kemari sembari membawa mainannya bersama dengan sepupunya yang juga masih sebaya dengan Aishwa.

Saat diajak bicara Aishwa juga menjawabnya dengan suara yang kuat namun menggemaskan.

Selain bershalawat, Aishwa juga mengetahui anggota tubuh yang merupakan aurat manusia. Dalam kesehariannya pun ia menggunakan baju lengan panjang dan berjilbab.

"Waktu itu pernah ada kejadian seseorang meminta Aishwa untuk melepaskan jilbabnya namun saat itu Aishwa menangis tidak ingin dilepaskan jilbabnya," Ujar Marthini, Ibunda Aishwa.

Gadis kecil yang videonya viral saat bershalawat di MRT menuju Bandara di Singapura ini baru saja mengisi acara di stasiun tv nasional. Namun terkadang Aishwa malu untuk mulai bershalawat jika diminta. Namun, biasanya Aishwa akan mulai dengan sendirinya apabila ia ingin bershalawat.

No comments:

Post a Comment

Translate

Salamat Datang Di website saya - Sudahkah kita berbuat baik hari ini? - Terima kasih telah berkunjung ke website qodirsmart, like, follow dan subscribe please!