Khoirunnas Anfauhum Linnas

LightBlog

Friday, August 23, 2019

Berawal dari Organisasi, Kini Imam Fadlli Melenggang Sebagai Anggota DPR

Jika hujan adalah kesabaran, dan panas adalah keuletan maka keduanya diperlukan untuk melihat pelangi kesuksesan. Itulah yang kini dirasakan oleh Imam Fadlli, berkat keuletan dan kesabarannya, kini sang anak petani dari desa Sendangagung itu tengah menikmati keindahan pelangi dari hasil jerih payahnya. Usianya yang tergolong masih belia, 31 tahun, pada hari ini Sabtu (24/8) dilantik sebagai anggota dewan termuda di Kabupaten Lamongan.
Dalam keluarganya yang murni berprofesi sebagai petani, menjadikannya berhasil membuat sejarah baru sebagai seorang wakil rakyat. Kepiawaiannya dalam memimpin lahir dan tumbuh dari organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU). Karir organisasinya terbilang langkah dan mungkin satu-satunya. Tahun 2003-2004 ia didaulat sebagai ketua IPNU Semerek, menyusul tahun 2005-2006 ia berhasil diamanahi sebagai ketua IPNU Kecamatan Paciran. Pada tahun 2008-2010 ia diamanahi sebagai ketua IPNU Kabupaten Lamongan. Di  masa inilah ia menemukan pujaan hatinya dan akhirnya terajut melalui bahtera rumah tangga, yaitu Nur Aini yang tak lain adalah ketua IPPNU Kabupaten Lamongan di periode yang sama.
Ibarat Hirarkies militer, Imam persis jenderal lapangan sekaligus jenderal karir. Kiprah di medan tempur oke, di balik meja juga profesional. Petarung sekaligus organisatoris. Ini dibuktikan setelah menuntaskan sebagai ketua IPNU Lamongan, ia pada periode 2012-2015 dipercaya sebagai ketua IPNU Provinsi Jawa Timur. Dan karir organisasinya di IPNU, berakhir saat ia didaulat sebagai Ketua Pimpinan Pusat IPNU.
Kecermelangannya berkarir di organisasi inilah, yang membuat masyarakat di daerah kelahirannya mendesak Imam untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Lamongan. Nampaknya masyarakat telah mempercayakan imam untuk menitipkan asa dan aspirasinya, sehingga dengan kepercayaan dan dukungan dari warga, Imam mencalonkan diri pada daerah pemilihan (dapil) IV yang meliputi: Paciran, Brondong, Solokuro dan Laren.
Akhirnya desakan masyarakatpun membuahkan hasil dengan dukungan serta antusiasme warga yang memilihnya. Sehingga melalui Rapat Pleno terbuka yang dipimpin Ketua dan empat Anggota KPU Lamongan di Grand Hotel Mahkota, Senin 22 Juli lalu, Imam secara sah ditetapkan sebagai anggota DPR Kabupaten Lamongan dari partai Gerindra.
Anak dari pasangan petani Alimun dan Ngatmonah ini, melenggang sebagai anggota dewan berkat dedikasinya selama ini terhadap organisasi Nahdlatul Ulama, yang ia jadikan sebagai universitas dalam kehidupannya. Sosoknya yang dikenal low profil juga berhasil memantik kepercayaan masyarakat untuk menitipkan amanahnya kepada sosok yang akrab kepada siapa saja ini.
Menjadi anggota DPR tak pernah terpikir dalam benak, saya hanya fokus pada proses dan pengabdian kepada rakyat. DPR hanya wasilah saja, agar khidmah saya pada masyarakat lebih bisa dirasakan kemanfaatannya”.

Source: lintasjatim.com

No comments:

Post a Comment

Translate

Salamat Datang Di website saya - Sudahkah kita berbuat baik hari ini? - Terima kasih telah berkunjung ke website qodirsmart, like, follow dan subscribe please!