Khoirunnas Anfauhum Linnas

LightBlog

Friday, May 4, 2018

Atraksi Santri Mts Alkholil Dilindas Mobil Merenggut Nyawa


https://youtu.be/dL9hhUnq5nM

TANJUNG REDEB – Momen perpisahan kelas IX yang digelar Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Kholil di Jalan Limunjan, RT 21, Kelurahan Sambaliung pada Kamis (3/5) pagi, berujung maut. Pasalnya, acara yang dibalut dengan atraksi bela diri dari Pagar Nusa itu, mengakibatkan salah satu satu santri berinisial RA (16) meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Berau AKP Andika Dharma Sena, membenarkan kejadian yang menelan korban jiwa itu. “Benar ada yang meninggal dan saat ini kami masih melakukan pendalaman,” katanya saat diwawancara Berau Post, Kamis (3/5).

Kronologis yang diterima dari jajarannya, atraksi yang dilakukan RA bersama lima rekan santri lainnya, mengharuskan mereka dilindas sepeda motor dan mobil pikap jenis L300.

Pada atraksi pertama, dilindas sepeda motor, enam santri itu berhasil melaluinya dengan selamat. Namun, pada atraksi selanjutnya yakni dilindas menggunakan pikap, RA dan santri lainnya berinisial JO, dibuat tak sadarkan diri. Sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai. “Setelah sampai di rumah sakit, RA telah dinyatakan meninggal dunia. Sementara JO langsung mendapat perawatan insentif di rumah sakit,” ucapnya.

Untuk mendalami kasus tersebut, pihak kepolisian telah memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) dan mengambil keterangan dari pengurus Al-Kholil, ketua panitia wisuda, serta Ketua Pagar Nusa. Selain itu, dua buah papan dan dua buah batu bata sebagai alat bantu dalam atraksi maut itu, turut disita petugas sebagai barang bukti.

“Sementara ini dari catatan yang saya terima, pihak Ponpes Al-Kholil dan ketua bela diri berusaha menutupi kronologis kejadian yang sebenarnya, dengan mencantumkan kronologis palsu. Sehingga menyulitkan petugas dalam hal penyelidikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Wisuda Rohim yang ditemui di lokasi kejadian, mengaku tak mengetahui insiden yang telah menghilangkan nyawa salah seorang santrinya. Ia beralasan, saat kejadian tengah menyambut seorang habib yang menjadi narasumber dalam acara perpisahan tersebut.

“Saat kejadian saya tengah menemui habib dari Bulungan, jadi saya tidak tahu kejadian tersebut. Itu saja dari saya,” singkatnya sembari mengelak untuk diwawancara lebih lanjut.


Source: FB seputar Lamongan

1 comment:

  1. Innalillahi wainnailaihi rojiuun,
    Turut berduka cita atas meninggalnya santri MTs AlKholil

    ReplyDelete

Translate

Salamat Datang Di website saya - Sudahkah kita berbuat baik hari ini? - Terima kasih telah berkunjung ke website qodirsmart, like, follow dan subscribe please!